Bawaslu Kabupaten Bogor Ajak KNPI Rancabungur Perkuat Kolaborasi Pengawasan Partisipatif
|
Cibinong – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bogor mengajak Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) KNPI Kec Rancabungur untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan pengawasan partisipatif melalui program Sekolah Demokrasi.
Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan audiensi antara DPK KNPI Rancabungur dan Bawaslu Kabupaten Bogor yang berlangsung di Ruang Rapat Bawaslu Kabupaten Bogor, Senin (15/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Bogor menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi.
Pengawasan pemilu tidak dapat dilakukan hanya oleh penyelenggara, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, khususnya kalangan pemuda yang memiliki energi, kreativitas, dan jaringan sosial yang luas.
Ketua Bawaslu Kabupaten Bogor, Ridwan Arifin, menyampaikan bahwa KNPI sebagai wadah berhimpunnya berbagai organisasi kepemudaan memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran demokrasi di tengah masyarakat.
"Pemuda merupakan garda terdepan dalam menjaga demokrasi, Melalui kolaborasi dengan KNPI Rancabungur, kami berharap dapat memperluas gerakan pengawasan partisipatif sekaligus meningkatkan literasi demokrasi masyarakat melalui program seperti Sekolah Demokrasi Pemuda,” Tegasnya.
Senada dengan Ridwan, Ketua DPK KNPI Rancabungur Gugum Gumelar, menyambut baik dan apresiasi atas sambutan hangat Bawaslu dalam rangka membuka ruang untuk membangun kolaborasi bersama Pemuda, Menurutnya, penguatan pemahaman demokrasi di kalangan pemuda menjadi kebutuhan penting dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara.
"KNPI Rancabungur siap bersinergi dengan Bawaslu Kabupaten Bogor dalam berbagai program pendidikan demokrasi, salah satunya Program “Sekolah Demokrasi Pemuda”, Kami meyakini bahwa pemuda harus menjadi bagian dari solusi dalam menjaga kualitas demokrasi dan meningkatkan partisipasi masyarakat," ungkapnya.
Ditempat yang sama, Kordiv Pencegahan parmas dan humas, Burhanuddin Menyampaikan bahwa Program Sekolah Demokrasi pemuda yang digagas kawan kawan KNPI Rancabungur diharapkan berfungsi sebagai ruang pembelajaran bersama.
“Program ini diharapkan dapat menjadi wadah peningkatan kapasitas pemuda dalam memahami sistem demokrasi, kepemiluan, pengawasan partisipatif, hingga upaya pencegahan pelanggaran dan politik uang” Ujarnya
Selain itu, program tersebut juga diarahkan untuk melahirkan agen-agen demokrasi yang mampu menjadi pelopor pendidikan politik di lingkungan masing-masing. Tambahnya
Audiensi juga menjadi ruang diskusi mengenai berbagai peluang kerja sama antara Bawaslu dan KNPI, mulai dari pendidikan politik, sosialisasi kepemiluan, penguatan literasi digital untuk menangkal disinformasi, hingga pembentukan komunitas pengawas partisipatif berbasis pemuda.
Melalui pertemuan ini, kedua lembaga berkomitmen untuk membangun sinergi yang berkelanjutan dalam rangka memperkuat budaya demokrasi yang sehat, partisipatif, dan berintegritas di Kabupaten Bogor. Kolaborasi Bawaslu dan KNPI diharapkan menjadi langkah strategis dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya menjadi pemilih cerdas, tetapi juga pengawal demokrasi yang aktif dan bertanggung jawab.
Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan, Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bawaslu Kabupaten Bogor Ridwan Arifin bersama jajaran pimpinan, yaitu Burhanuddin, Irvan Firmansyah, dan Halimi, serta Kepala Sekretariat Eko Agus Wibisono. Sementara dari DPK KNPI Rancabungur hadir Ketua Gugum Gumelar, didampingi Sekretaris Luthfi, Bendahara Herdiansyah, serta sejumlah pengurus lainnya
Penulis dan Foto : Firjie
Editor : Humas Kab Bogor