Lolly : Pelajar di Kabupaten Bogor Melek Demokrasi
|
Cibinong, Bawaslu Kabupaten Bogor - Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty menilai Kalau ada yang menyebutkan pemilih pemula kita itu rata-rata apatis, hari ini faktanya di Kabupaten Bogor banyak yang melek. Tidak semua generasi muda kita apatis, kondisi ini mematahkan stigma yang selama ini menganggap pemilih pemula apatis terhadap demokrasi atau isu pemilu. dan ia mengapresiasi pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang digelar Bawaslu Kabupaten Bogor dengan melibatkan OSIS SMA sederajat di Kantor Bawaslu Kabupaten Bogor, Cibinong, Kamis, 23 Juli 2026.
Pendidikan Pengawas Partisipatif menjadi salah satu wujud komitmen Bawaslu dalam membangun demokrasi yang partisipatif, di mana masyarakat tidak hanya menggunakan hak pilihnya, tetapi juga ikut mengawal setiap proses demokrasi demi terwujudnya pemilu yang berkualitas, berkeadilan, dan berintegritas dan Menurutnya, para peserta yang merupakan pemilih pemula menunjukkan pemahaman yang cukup mendalam terkait demokrasi dan pengawasan pemilu. Hal itu menjadi harapan baru bagi kualitas demokrasi Indonesia di masa mendatang.
"Sejauh ini laporannya semua oke, berjalan dengan baik. Tapi yang menarik bagi saya adalah, dari pantauan proses P2P di Kabupaten Bogor, ternyata sudah cukup kritis, bahkan di beberapa pembahasan bisa dikatakan mereka sudah cukup dalam. Padahal latar belakangnya adalah teman-teman pelajar, pemilih pemula," ujar Lolly usai meninjau kegiatan P2P di Bawaslu Kabupaten Bogor
Melalui Pendidikan Pengawas Partisipatif, Bawaslu berharap para peserta dapat menjadi kader-kader pengawasan partisipatif yang memiliki kesadaran, pengetahuan, serta keberanian untuk melakukan pengawasan secara mandiri.
Penulis dan Foto : Tyo
Editor : Humas Kab Bogor