Gen Z Bergerak: Cerdas Mengawasi Pemilu dan Pemilihan, Bawaslu Mengajar di Madrasah Mu'allimien Muhammadiyah
|
Leuwiliang, Bawaslu Kabupaten Bogor – Bawaslu terus berkomitmen memperluas jaringan pengawasan partisipatif, khususnya menyasar kalangan pemilih pemula. Langkah strategis ini diwujudkan melalui program Bawaslu Mengajar sekaligus penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang digelar di Madrasah Mu'allimien Muhammadiyah Leuwiliang. (28/09/2026)
Kerja sama ini difokuskan pada tiga pilar utama, yakni penguatan kelembagaan, pengawasan partisipatif, serta pendidikan demokrasi bagi pemilih pemula, Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Bogor, Ridwan Arifin, bersama Anggota Bawaslu Kabupaten Bogor, Burhanuddin. Kehadiran jajaran pimpinan komisioner ini disambut hangat dan diterima langsung oleh Direktur Madrasah Mu'allimien Muhammadiyah Leuwiliang, Mansyur Rudiana.
Dalam sambutannya, Ridwan Arifin menekankan pentingnya peran aktif generasi muda dalam mengawal jalannya pesta demokrasi. Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi para santri dan pelajar untuk tidak hanya menjadi pemilih yang cerdas, tetapi juga ikut mengawasi setiap tahapan pemilu.
Setelah prosesi penandatanganan Nota Kesepahaman selesai, acara dilanjutkan dengan sesi edukasi politik. Anggota Bawaslu Kabupaten Bogor, Halimi memaparkan materi khusus di hadapan para siswa. Mengangkat tema "Gen Z Bergerak: Cerdas Mengawasi Pemilu dan Pemilihan", Halimi mengajak para pemilih pemula dari generasi z ini untuk memanfaatkan kecakapan digital dan kritis mereka dalam mengidentifikasi serta mencegah pelanggaran pemilu, seperti politik uang dan penyebaran berita bohong (hoaks).
Melalui program Bawaslu Mengajar ini, Bawaslu Kabupaten Bogor berharap dapat melahirkan agen-agen pengawas partisipatif yang militan dari lingkungan pesantren dan sekolah, demi terciptanya pemilu yang bersih, jujur, dan adil.
Penulis dan Foto : Furkon
Editor: Humas Kab Bogor