Bawaslu Catat Rekor Baru: 311 Regu Perguruan Tinggi Ikuti Kompetisi Debat PHP V 2025
|
Jakarta - Bawaslu Republik Indonesia mencatat sejarah baru dalam penyelenggaraan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu (PHP) V Tahun 2025. Sebanyak 311 regu dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia resmi mendaftar selama periode 29 September hingga 11 Oktober 2025, menjadikannya jumlah peserta terbanyak sejak kompetisi ini pertama kali digelar pada 2019.
Lonjakan peserta ini menunjukkan tingginya antusiasme mahasiswa terhadap isu demokrasi dan penegakan hukum pemilu. Berdasarkan data Bawaslu, jumlah pendaftar tahun ini jauh melampaui capaian tahun-tahun sebelumnya, yakni PHP II (201 regu), PHP III (176 regu), dan PHP IV (214 regu).
Kepala Biro Fasilitasi Penanganan Pelanggaran Pemilu Bawaslu, Yusti Erlina, menjelaskan bahwa peningkatan signifikan terjadi menjelang penutupan pendaftaran.
“Hingga 9 Oktober, jumlah pendaftar belum mencapai 50 perguruan tinggi. Namun berkat sosialisasi masif yang dilakukan sejak 1 September, antusiasme kampus melonjak tajam. Struktur kelembagaan Bawaslu yang menjangkau hingga daerah juga sangat membantu publikasi kegiatan ini,” ujar Yusti dalam siaran pers, Senin (13/10/2025).
Menurut Yusti, Kompetisi Debat PHP bukan sekadar ajang adu argumentasi, tetapi juga wadah bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam pengembangan hukum pemilu di Indonesia. Hal ini selaras dengan pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu yang tengah berlangsung di DPR RI dan Pemerintah.
Dari total 311 regu yang mendaftar, 287 regu dinyatakan memenuhi syarat (MS), sementara 24 regu tidak memenuhi syarat (TMS). Beberapa universitas bahkan mengirimkan lebih dari satu tim untuk berkompetisi.
Menariknya, jumlah regu tidak sepenuhnya mencerminkan jumlah kampus, sebab beberapa perguruan tinggi mengirim lebih dari satu tim. Regu yang lolos verifikasi kini bersiap menghadapi tahapan eliminasi pada 16–19 Oktober 2025, di mana peserta wajib menyerahkan artikel ilmiah dan video debat untuk dinilai dewan juri.
Press Realease Bawaslu RI